Teknologi

OxiumLogo_Grey

Oxium adalah aditif oxo-biodegradable dipatenkan oleh AS, yang mempercepat degradasi molekul dan kimia plastik, sehingga membantu menyelesaikan akumulasi besar limbah plastik.

Formula eksklusif Oxium terbuat dari mineral yang tersedia secara alami yang tidak beracun, tanpa logam berat.

Oxium digunakan sebagai aditif dalam dosis rendah terhadap produksi plastik biasa, untuk membuat produk plastik oxo-biodegradable.

Zat aditif oxo-biodegradable mendegradasi plastik hingga terurai kembali ke dalam tanah, dimakan oleh mikroba (bukan dilihat dari lebih banyaknya fragmentasi fisik yang dihasilkan menjadi mikro - plastik, melainkan degradasi molekuler dan kimia).

Memiliki Ecolabel Standar Indonesia (SNI Ekolabel) dan Ecolabel Tipe 2.

Telah banyak diterapkan pada tas belanja, kantong sampah, produk kemasan, makanan dan kemasan non-makanan, nampan makanan sekali pakai, gelas, peralatan (sendok, garpu sedotan), polybag, dan banyak lainnya.

Terbukti telah terdegradasi melalui proses oxo-biodegradation sebagaimana diuji dan melewati ASTM 6954.

Harga yang sangat kompetitif, ekonomis di seluruh produk plastik dan segmen pasar.

Melalui koperasi-koperasi petani singkong dengan harga premium diatas harga pasar, sehingga pemakaian Ecoplas berdampak langsung kepada kesejahteraan para petani singkong Indonesia.

Bioplastik yang terbuat dari singkong (bersertifikat Jerman Din-certo Bio-Based ASTM 6866).

Sudah banyak dipakai untuk tas belanja, lapisan penutup TPA, kantong sampah, packaging (misalnya packaging tisu), Ecowraps, dan banyak lainnya

Terurai secara aktif kembali ke tanah dalam kurun waktu 6-12 bulan terkandung pada kandungan mikroba dalam tanah.

Sudah mendapat Ekolabel SNI Ramah Lingkungan dan Ekolabel Type 2.

Brand Owners

Brand owners yang telah berpartisipasi dalam menghijaukan plastik. Menggunakan produk berbasis Oxium dan Ecoplas untuk berbagai aplikasi seperti tas belanja, kemasan F&B, dan banyak lagi.